38 KK Warga Ponorogo Terserang Chikungunya

Sekitar 38 Kepala Keluarag (KK) warga JL Pepaya, RT 02, RW 03, Kelurahan Keniten, Kecamatan/Kabupaten Ponorogo terserang chikungunya sejak 2 pekan terakhir. Kendati demikian, puluhan warga yang mengalami kelumpuhan akibat digigit nyamuk Aides Aegipty ini, tidak pernah mendapatkan bantuan dan sentuhan medis dari petugas Dinas Kesehatan (Dinkes) Pemkab Ponorogo sama sekali.
Padahal, hampir seluruh warga RT itu, terserang chikungunya antara 2 sampai 3 orang dalam satu rumah. Akan tetapi, laporan warga ke Kelurahan Keniten tak digubris sama sekali. Dampaknya, tak ada petugas puskesmas maupun Dinkes yang memberikan pertolongan kepada warga sekampung itu.
Salah seorang korban chikungunya itu adalah pasangan suami istri, Hadi Sugito (59) dan istrinya Sri Murniati (50). Menurut Murniati, jika dirinya terserang chikungunya diawali dengan gejala demam tinggi, bintik merah sepertigabak serta linu-linu di seluruh persendiannya. Akibanya, dirinya tak bisa berjalan.
Bahkan untuk keluar masuk kamar rumahnya susah. Oleh karenanya, penjual nasi ini langsung memeriksakan kesehatannya ke bidan terdekat dan dipastikan terserang chikungunya.
“Saya hanya minum obat dari apotek serta jamu pegel linu sesekali diberi beras kencur tetapi belum sembuh sampai sekarang. Wong tak ada perhatian petugas kesehatan meski yang terserang se kampung,” terangnya kepada Surya, Senin (25/8/2014).
Lebih jauh, istri Ketua RT 02, RW 03, Kelurahan Keniten ini mengaku sejak terserang chikungunya dirinya belum ada ditengok pejabat pemerintah Kelurahan Keniten maupun Dinkes Pemkab Ponorogo.
“Padahal hampir semua rumah warga JL Pepaya ada korban yang terserang chikungunya,” imbuhnya.
Hal yang sama disampaikan Hadi Sugito. Menurutnya, pihaknya sudah melaporkan  kasus yang warganya itu ke kepala kelurahan setempat. Akan tetapi, belum ada tindakan dari Lurah Keniten.
“Secara lisan sudah kami sampaikan ke Pak lurah tetapi Lurah tidak begitu tanggap dan peduli. Mungkin karena Lurah PNS ini bukan orang asli Keniten jadi wajar kalau tak peduli. Kerjanya hanya ke kantor. Kami menyayangkan sikap kepala Kelurahan Keniten ini. Seharusnya laporan diteruskan ke Camat atau Dinkes agar segera ada tindakan. Wong hampir 38 KK sudah terserang semua,” paparnya.
Sementara secara terpisah Plt Kepala Dinas Kesehatan Pemkab Ponorogo, drg Priyo Langgeng dikonfirmasi melalui ponselnya belum memberikan jawaban. Sedangkan Kasi Pengendalian Penyakit, Dinkes Pemkab Ponorogo, Suharyanto yang dikonfirmasi melalui ponselnya mengaku masih dalam perjalanan ke Malang. Oleh karenanya, belum bisa dimintai keterangan mengenai penderitaan warga itu. Alasannya, masih sibuk mengemudikan mobilnya.

One thought on “38 KK Warga Ponorogo Terserang Chikungunya

  1. August 27, 2014 at 9:10 pm

    melayani masyarakat banyak alasan……kerja gak bener,….giliran masalah gaji minta naik terusss….

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *